{"id":1764,"date":"2025-06-01T02:22:06","date_gmt":"2025-05-31T19:22:06","guid":{"rendered":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/?p=1764"},"modified":"2025-06-01T02:23:59","modified_gmt":"2025-05-31T19:23:59","slug":"solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/","title":{"rendered":"[cPanel\/WHM] &#8211; Solusi PHP Deprecated: Directive allow_url_include is deprecated in Unknown on line 0"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Memahami_allow_url_include_dan_Mengapa_Deprecated\" >Memahami allow_url_include dan Mengapa Deprecated<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Langkah-langkah_Mengatasi_Pesan_Peringatan_PHP_Deprecated\" >Langkah-langkah Mengatasi Pesan Peringatan PHP Deprecated<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Melalui_SSH_Akses_Command_Line\" >Melalui SSH (Akses Command Line)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Melalui_File_Manager_di_Control_Panel\" >Melalui File Manager di Control Panel<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Downgrade_PHP\" >Downgrade PHP<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/solusi-php-deprecated-directive-allow_url_include\/#Pengaturan_di_dalam_Kode_Skrip\" >Pengaturan di dalam Kode Skrip<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p>Apakah Anda menemui pesan peringatan PHP yang berbunyi <strong><code>PHP Deprecated: Directive 'allow_url_include' is deprecated in Unknown on line 0<\/code><\/strong>? Jangan khawatir, pesan ini adalah indikasi bahwa salah satu pengaturan PHP yang lama (&#8216;directive&#8217;) tidak lagi direkomendasikan pada versi PHP yang Anda gunakan saat ini dan akan dihapus pada versi PHP mendatang. Pesan ini muncul sebagai peringatan bagi pengembang atau administrator untuk menghentikan penggunaan pengaturan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_allow_url_include_dan_Mengapa_Deprecated\"><\/span><strong>Memahami <\/strong>allow_url_include<strong> dan Mengapa Deprecated<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Directive <strong><code>allow_url_include<\/code><\/strong> adalah pengaturan dalam konfigurasi PHP yang, bila diaktifkan (On), memungkinkan skrip PHP untuk menyertakan (include, require, includeonce, requireonce) file dari lokasi jarak jauh menggunakan URL (misalnya, <code>include('http:\/\/example.com\/remote_script.php')<\/code>).<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur ini <strong>sangat tidak direkomendasikan dari sudut pandang keamanan<\/strong> karena dapat membuka celah bagi serangan injeksi file jarak jauh (Remote File Inclusion &#8211; RFI). Attacker dapat memanfaatkan celah ini untuk menjalankan kode berbahaya di server Anda dengan cara mengarahkan skrip PHP untuk menyertakan berkas dari URL eksternal yang mereka kontrol.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, pengaturan ini telah ditandai sebagai &#8216;deprecated&#8217; atau usang pada versi PHP yang lebih baru (mulai PHP 5.2) dan nilai default-nya berubah. Pesan peringatan yang Anda lihat adalah cara PHP memberi tahu Anda bahwa pengaturan ini masih aktif atau ada di konfigurasi, meskipun seharusnya tidak lagi digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-langkah_Mengatasi_Pesan_Peringatan_PHP_Deprecated\"><\/span><strong>Langkah-langkah Mengatasi Pesan Peringatan PHP Deprecated<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi pesan peringatan ini, Anda perlu <strong>menemukan di mana pengaturan <code>allow_url_include<\/code> ini diaktifkan<\/strong> dan menghapus atau menonaktifkan baris kode tersebut. Pengaturan ini biasanya ditemukan di file konfigurasi PHP utama, yaitu <strong><code>php.ini<\/code><\/strong>, atau di file konfigurasi per-direktori seperti <strong><code>.user.ini<\/code><\/strong>. Lokasi file-file ini bisa berbeda tergantung pada konfigurasi server dan cara PHP diinstal.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah cara umum untuk mencari dan memperbaiki:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melalui_SSH_Akses_Command_Line\"><\/span>Melalui SSH (Akses Command Line)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki akses SSH ke server Anda, Anda bisa menggunakan perintah grep untuk mencari file yang mengandung string allow_url_include. Navigasi ke direktori utama akun hosting Anda atau root dokumen website Anda (misalnya, \/home\/namauser\/public_html\/). Gunakan perintah seperti:<br>bash<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-urvanov-syntax-highlighter-code-block\"><pre class=\"lang:sh decode:true \">grep -r \"allow_url_include\" .<\/pre><\/div>\n\n\n\n<p>Perintah ini akan mencari secara rekursif ( <strong>-r<\/strong> ) string &#8220;<strong>allow_url_include<\/strong>&#8221; di semua file mulai dari direktori saat ini ( . ). Perhatikan nama file dan lokasi yang muncul di hasil pencarian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melalui_File_Manager_di_Control_Panel\"><\/span>Melalui File Manager di Control Panel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buka File Manager yang disediakan oleh penyedia hosting Anda. Navigasi ke root direktori website Anda (biasanya bernama public_html, atau www). Gunakan fitur &#8216;Search&#8217; atau &#8216;Temukan&#8217; (biasanya ada di pojok kanan atas atau di menu) dan masukkan <strong>allow_url_include<\/strong> sebagai kata kunci pencarian. Beberapa File Manager juga memungkinkan Anda mencari nama file tertentu seperti .user.ini<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menemukan file yang mengandung baris <strong>allow_url_include<\/strong> (kemungkinan besar <strong>php.ini<\/strong> atau <strong>.user.ini<\/strong>), gunakan editor teks di File Manager atau melalui SSH (misalnya, nano, vim) untuk membuka file tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><p>Temukan baris yang terlihat seperti:<\/p><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-urvanov-syntax-highlighter-code-block\"><pre class=\"lang:sh decode:true \">allow_url_include = On<\/pre><\/div>\n\n\n\n<p>menjadi berikut: (Meskipun nilainya Off, adanya baris ini di file php.ini lama tetap bisa memicu pesan deprecated di PHP versi baru jika default-nya berubah)<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-urvanov-syntax-highlighter-code-block\"><pre class=\"lang:sh decode:true \">allow_url_include = Off<\/pre><\/div>\n\n\n\n<p>Dalam banyak kasus, perubahan pada file .user.ini akan segera aktif pada permintaan PHP berikutnya. Untuk perubahan pada file php.ini utama, mungkin perlu beberapa saat (hingga 5-10 menit) agar server web atau layanan PHP memuat ulang konfigurasi baru. Jika pesan peringatan masih muncul setelah menunggu, Anda mungkin perlu me-restart service <strong>PHP-FPM<\/strong> atau web server (Apache\/LiteSpeed\/Nginx) jika Anda memiliki hak akses untuk itu melalui control panel atau SSH. Jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki akses untuk restart, coba tunggu beberapa saat lagi atau hubungi penyedia hosting Anda untuk meminta mereka memuat ulang konfigurasi PHP Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Downgrade_PHP\"><\/span>Downgrade PHP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pada error <strong>PHP Deprecated: Directive &#8216;allow_url_include&#8217; is deprecated in Unknown on line 0&#8242;<\/strong> sebenarnya disebabkan karena fungsi ini sudah dimatikan pada PHP 7.4. Solusinya adalah mengupdate skrip atau menurunkan versi PHP (Downgrade).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengaturan_di_dalam_Kode_Skrip\"><\/span><strong>Pengaturan di dalam Kode Skrip<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika setelah melakukan langkah-langkah di atas dan memastikan tidak ada baris <strong><code>allow_url_include<\/code><\/strong> di <strong><code>php.ini<\/code><\/strong> atau <strong><code>.user.ini<\/code><\/strong> di seluruh direktori website Anda, tetapi pesan peringatan masih muncul, ada kemungkinan <strong><code>allow_url_include<\/code><\/strong> diatur langsung di dalam kode skrip PHP aplikasi Anda menggunakan fungsi <strong><code>ini_set()<\/code><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi ini memungkinkan pengaturan konfigurasi PHP diubah secara langsung dalam skrip. Dalam kasus ini, Anda perlu meninjau kode aplikasi Anda untuk menemukan dan menghapus baris yang terlihat seperti:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-urvanov-syntax-highlighter-code-block\"><pre class=\"lang:sh decode:true \">ini_set('allow_url_include', 'On');<\/pre><\/div>\n\n\n\n<p>Atau dengan nilai lainnya. Hapus baris tersebut dari kode aplikasi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <strong>menghapus atau menonaktifkan directive <code>allow_url_include<\/code><\/strong> dari konfigurasi PHP Anda, Anda tidak hanya menghilangkan pesan peringatan yang mengganggu, tetapi yang lebih penting, Anda <strong>meningkatkan keamanan aplikasi web Anda secara signifikan<\/strong> dengan menutup celah potensial untuk serangan Remote File Inclusion. Tindakan ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa aplikasi Anda berjalan pada lingkungan PHP yang lebih aman dan sesuai dengan praktik terbaik modern.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda menemui pesan peringatan PHP yang berbunyi PHP Deprecated: Directive &#8216;allow_url_include&#8217; is deprecated in Unknown on line 0? Jangan khawatir, pesan ini adalah indikasi bahwa salah satu pengaturan PHP yang lama (&#8216;directive&#8217;) tidak lagi direkomendasikan pada versi PHP yang Anda gunakan saat ini dan akan dihapus pada versi PHP mendatang. Pesan ini muncul sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2040,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[132,133],"class_list":{"0":"post-1764","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tutorial","8":"tag-cpanel","9":"tag-whm"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1764"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2158,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1764\/revisions\/2158"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}