{"id":1757,"date":"2025-05-02T00:48:41","date_gmt":"2025-05-01T17:48:41","guid":{"rendered":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/?p=1757"},"modified":"2025-05-02T00:48:43","modified_gmt":"2025-05-01T17:48:43","slug":"hostname-reset-setelah-server-di-reboot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/","title":{"rendered":"Hostname tidak berubah atau kembali ke default hostname setelah server di reboot"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-light-blue ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Penyebab_Umum\" >Penyebab Umum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Solusi_yang_Direkomendasikan\" >Solusi yang Direkomendasikan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Menonaktifkan_Hostname_Cloud-init\" >Menonaktifkan Hostname Cloud-init<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Setup_Hostname\" >Setup Hostname<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Menggunakan_perintah_hostnamectl\" >Menggunakan perintah hostnamectl<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Periksa_Networking_Script\" >Periksa Networking Script<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Konsultasi_dengan_Provider\" >Konsultasi dengan Provider<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/focusnic.com\/blog\/hostname-reset-setelah-server-di-reboot\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p>Salah satu masalah yang sering dialami pengguna server, terutama di lingkungan VPS atau cloud, adalah perubahan <strong>nama host<\/strong> (hostname) server kembali ke nilai default (seringkali <code>localhost.localdomain<\/code> atau nama lain yang ditetapkan provider) setelah server di-reboot Meskipun Anda sudah mengatur <strong>hostname<\/strong> yang diinginkan, perubahan ini bisa sangat membingungkan. Artikel ini akan menjelaskan mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyebab paling umum dari masalah ini adalah adanya sistem atau skrip otomatis yang berjalan saat server booting (startup) dan menimpa pengaturan <strong>hostname<\/strong> Anda. Sistem ini dirancang untuk melakukan konfigurasi awal server, tetapi kadang-kadang bisa mengganggu pengaturan yang sudah Anda buat secara manual.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Umum\"><\/span><strong>Penyebab Umum<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Cloud-init atau:<\/strong> Di banyak lingkungan cloud dan VPS, alat seperti <strong>cloud-init<\/strong> digunakan untuk mengkonfigurasi server saat pertama kali dijalankan. Alat ini dapat menimpa file konfigurasi <strong>hostname<\/strong> setiap kali server di-boot, bahkan setelah konfigurasi awal selesai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Skrip Jaringan:<\/strong> Skrip jaringan sistem operasi Anda mungkin dikonfigurasi untuk mengatur <strong>hostname<\/strong> berdasarkan pengaturan DHCP atau sumber lain saat antarmuka jaringan aktif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>File Konfigurasi yang Salah:<\/strong> Pengaturan <strong>hostname<\/strong> mungkin tidak disimpan dengan benar di file konfigurasi sistem yang tepat, sehingga tidak dibaca saat booting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Masalah resolv.conf:<\/strong> Meskipun jarang menjadi penyebab langsung perubahan <strong>hostname<\/strong> itu sendiri, konfigurasi file <code>\/etc\/resolv.conf<\/code> yang salah dapat memengaruhi bagaimana sistem mengenali atau menampilkan <strong>hostname<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Solusi_yang_Direkomendasikan\"><\/span><strong>Solusi yang Direkomendasikan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mencegah <strong>hostname<\/strong> Anda berubah kembali setelah melakukan <strong>reboot<\/strong>, langkah terpenting adalah memastikan pengaturan Anda tidak ditimpa oleh proses otomatis. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menonaktifkan_Hostname_Cloud-init\"><\/span>Menonaktifkan Hostname Cloud-init<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Solusi paling umum untuk server cloud\/VPS. Anda perlu memberi tahu <strong>cloud-init<\/strong> untuk tidak mengelola <strong>hostname<\/strong>. Ini biasanya dilakukan dengan mengedit file konfigurasi <strong>cloud-init<\/strong>, seperti <code>\/etc\/cloud\/cloud.cfg<\/code>, dan menambahkan atau mengubah baris yang relevan untuk menonaktifkan modul <strong>hostname<\/strong>. Cari bagian yang mencantumkan modul yang dijalankan dan pastikan modul terkait <strong>hostname<\/strong> dinonaktifkan atau dihapus dari daftar eksekusi saat boot.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Setup_Hostname\"><\/span>Setup Hostname<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan <strong>hostname<\/strong> Anda diatur dengan benar di file konfigurasi sistem operasi yang relevan. File ini bervariasi tergantung distribusi Linux, tetapi yang paling umum adalah <code>\/etc\/hostname<\/code>. Pastikan file ini hanya berisi <strong>hostname<\/strong> yang Anda inginkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menggunakan_perintah_hostnamectl\"><\/span>Menggunakan perintah hostnamectl<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada sistem yang menggunakan <code>systemd<\/code> (seperti CentOS 7\/8, AlmaLinux 8\/9, Rocky Linux 8\/9, Ubuntu 15.04 ke atas), Anda dapat mengatur <strong>hostname<\/strong> secara persisten menggunakan perintah:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-urvanov-syntax-highlighter-code-block\"><pre class=\"lang:sh decode:true \" >hostnamectl set-hostname myhost.domain.example<\/pre><\/div>\n\n\n\n<p>Ganti <code>myhost.domain.example<\/code> dengan <strong>hostname<\/strong> yang Anda inginkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Periksa_Networking_Script\"><\/span>Periksa Networking Script<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tinjau konfigurasi interface jaringan Anda (misalnya file di <code>\/etc\/sysconfig\/network-scripts\/<\/code> pada distribusi berbasis Red Hat atau di <code>\/etc\/netplan\/<\/code> pada distribusi berbasis Ubuntu\/Debian yang lebih baru) untuk memastikan tidak ada pengaturan yang secara otomatis mengubah <strong>hostname<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konsultasi_dengan_Provider\"><\/span>Konsultasi dengan Provider<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila semua cara diatas tetap tidak berhasil mereka mungkin memiliki sistem provisioning unik yang menimpa pengaturan atau memiliki cara khusus untuk menonaktifkan manajemen <strong>hostname<\/strong> otomatis di platform mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan mengatasi penyebab akar masalah, terutama dengan menonaktifkan alat provisioning otomatis seperti <strong>cloud-init<\/strong> agar tidak mengelola <strong>hostname<\/strong>, Anda dapat memastikan bahwa <strong>hostname<\/strong> server Anda tetap stabil setelah setiap server di reboot.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu masalah yang sering dialami pengguna server, terutama di lingkungan VPS atau cloud, adalah perubahan nama host (hostname) server kembali ke nilai default (seringkali localhost.localdomain atau nama lain yang ditetapkan provider) setelah server di-reboot Meskipun Anda sudah mengatur hostname yang diinginkan, perubahan ini bisa sangat membingungkan. Artikel ini akan menjelaskan mengapa hal ini terjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1931,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[132,133],"class_list":{"0":"post-1757","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tutorial","8":"tag-cpanel","9":"tag-whm"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1757"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1757\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1936,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1757\/revisions\/1936"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/focusnic.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}